Aku hanya berharap semua kegiatanku hari ini tidak sia-sia
dan ada dalam keridoan Allah.
Hari ini aku bangun dengan beban pikiran di otakku yang
terus saja berputar, namun aku sendiri taktahu perkara apa yang saat ini ada
dalam pikiranku. Rasanya otak ini terus berpikir keras, berat, hingga terasa
dahiku ikut berdenyut. Aku taktahu harus berbuat apa dengan pikiranku sendiri
karena aku pun taktahu perkara apa yang kini terus bergelayut dalam otakku. Aku
taktahu kekhawatiran apa yang kini bersembunyi di balik batinku. Bila aku
taktahu apa penyebabnya, bagaimana aku mengobati kebingungan ini?
Aku berusaha beristigfar agar mengurangi beban pikiranku.
Alhamdulillah sedikit meringankan.
Setelah aku merenung, beban pikiran ini memang datangnya
dari diriku sendiri yang menginginkan ada pikiran yang bermain-main dalam
otakku. Apa yang takseharusnya aku pikirkan, begitu saja muncul hingga
menghadirkan rasa khawatir yang takberkesudahan. Untuk itu aku menyadari obat
dari itu semua adalah kembalikan pada diri sendiri. Hilangkan beban pikiran
yang takjelas berujung pada apa, hilangkan rasa sakit yang dibuat sendiri,
hilangkan kekhawatiran yang takmenentu arah untuk apa kekhawatiran itu datang.

0 komentar:
Posting Komentar