CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Kamis, 16 Juli 2015

Malam Takbir 2015 (di antara gema takbir yang menggetarkan jiwa)

Gema takbir Riuh berkumandang
Riak getar hati semakin menjadi
Batas antara bahagia dan nestapa tiada kentara. Hatiku pilu mengingat bulan nan penuh berkah telah berlalu. Sudah optimalkah ibadahku?
Getar hati bahagia menempuh kemenangan, namun kesedihanlah yang lebih berat kini menggelayuti relung jiwa. Hatiku pilu meninggalkan bulan ketenangan ini, hatiku gundah saat beranjak meninggalkannya. Ku merasa ibadahku belum maksimal, masih banyak kesia-siaan yang kuperbuat, masih banyak kelalaian yang kulakukan, masih banyak ibadahku yang belum optimal.
Ya Allah sunggu berat rasanya meinggalkan Ramdhan tahun ini. Sungguh hati ini pilu tiada tara.
Gema takbir yang semakin pekat menyadarkanku akan waktu yang terus berlalu, menyadarkanku akan datangnya hari kemenangan. Ya Allah, pantaskah aku dengan hari kemenangan ini? Ya Allah pantaskah diri ini bersih tiada dosa layaknya bayi yang baru lahir?

Ya Allah ampunilah segala dosa yang telah kuperbuat selama ini, ampunilah segala kelalaian yang telah kulakukan, ampunilah ibadahku yang belum optimal. Ya Allah terimalah amal ibadah yang kulakukan selama ini, karunikanlah rahmat dan hidayah-Mu kepadaku. Ya Allah berkahilah aku dengan kasih sayang dan petunjuk-Mu. Aammiin..

0 komentar:

Posting Komentar