Ketika mimpi satu persatu mulai berubah jadi
nyata. Sebuah mimpi yang hadir itu bukan suatu kesalahan. Ia hadir sebagai jiwa
agar hidup lebih nyata. Apa jadinya bila
diri takmemiliki mimpi atau angan, bukankah ia bagaikan jiwa yang takhidup?
Jiwa yang takmempunyai tujuan yang ingin dicapai.
Bukankah dengan bermimpi mengharuskan kita
untuk bangun kembali? Bukankah setelah bermimpi kita dihadapkan pada dunia
nyata? Bukankah kita tidak ingin terus terlelap dalam mimpi panjang yang
taknyata?
Ya, sebuah mimpi dapat memberikan kehidupan
untuk kita. Memang terkadang kita takut untuk mengurai mimpi, karna kita takut
mimpi itu hanya hadir sebagai angan kosong. Bukankah yang menjadikan mimpi itu
taknyata adalah diri kita sendiri? Bukankah bila kita terus berusaha, mimpi itu
bisa menjadi nyata? Bukan mimpi yang hadir di kala terlelap, namun mimpi yang
hadir untuk menjadi nyata.

0 komentar:
Posting Komentar