CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 06 Juli 2013

Panas Sore Hari


Memperhatikan sinar matahari yang masih terik di sore hari mengingatkanku pada seseorang, seseorang yang sangat suka dengan suasana sore yang bermandikan panas. Menurutnya panas di sore hari itu tidak menyengat, panas yang meneduhkan yang paling cocok untuk jalan-jalan sore karena "sejuknya sore hampir sama seperti sejuknya menjelang pagi".
Panas di sore hari yang meneduhkan. Meneduhkan hati yang mungkin sedang gundah, meneduhkan hari yang beranjak malam. Teduh, mungkin karena panas di sore ini akan berganti dengan malam yang dingin. Sayangnya panas di sore hari selalu terburu-buru untuk berganti dengan gelap, gelap yang hendak menjemput malam. Panas yang meneduhkan yang mengantarkan hari untuk dirajai oleh malam, malam yang selalu diselimuti oleh gelap dan kesunyian.  
Panas di sore hari yang meneduhkan, kala orang-orang duduk melepas lelah setelah seharian beraktivitas, kala orang-orang hendak melepas kegiatannya, kala orang-orang siap menyambut malam yang akan memanjakannya untuk melepas lelah di malam hari. Namun ada pula panas di sore hari yang meneduhkan ini mengantarkan orang-orang yang hendak melakukan aktivitas di malam hari, melakukan aktivitas di kala kebanyakan orang terlelap dalam lelahnya, mereka harus terjaga untuk menjalani hidup dan berjumpa dengan panas di sore hari yang meneduhkan di hari selanjutnya.
Panas di sore hari yang meneduhkan, meneduhkan hati hingga menemui kedamaian. Sinar yang menerangi sore seolah takingin beranjak  untuk digantikan malam, namun takada pilihan lain panas sore ini harus terburu-buru untuk berganti dengan gelapnya malam. Seiring petang yang mulai lahir, semburat sinar itu perlahan mulai berganti dengan semburat senja yang merona merah yang taklama lagi akan berganti dengan gelap, gelapnya malam yang sunyi.

0 komentar:

Posting Komentar