Sejatinya mendung selalu
setia terhadap hujan, ia senantiasa
mengantarkan hujan yang hendak membasahi bumi. Mendung dengan sigap
memberi peringatan kepada bumi bahwa hujan akan segera datang. Mendung akan
senantiasa memberikan kesejukan kepada bumi sebelum hujan benar-benar
membasahinya. Namun terkadang mendung sudah setia mengantarkan hujan, tapi
hujan takkunjung datang.
Tapi suatu ketika aku
mendapati hujan yang takdiantarkan mendung, kemanakah mendung kala itu? Namun setelah
aku perhatikan, sepertinya hujan pun takmau lama-lama turun ke bumi bila takada
mendung yang menemaninya.
Seperti hari ini mendung
sangat setia dengan hujan, meski hujan malu-malu untuk turun ke bumi tapi
mendung tetap setia menunggu. Hingga sejak tadi aku pun memperhatikan matahari
yang ragu-ragu untuk menampakkan sinarnya di hari ini. Mungkin hari ini
matahari bisa mengalah dan membiarkan mendung menemani hujan yang akan turun
membasahi bumi.
Aku ingin seperti mendung, mendung
yang mempunyai hujan sebagai pasangannya. Kelak bila aku telah memiliki
pasangan seperti mendung, aku akan setia, seperti setianya mendung yang
mengantarkan dan menemani turunnya hujan.

0 komentar:
Posting Komentar