Pernahkah terlintas dalam pikiran antara pujian dan ujian itu takada batas? Dua hal yang berbeda namun sangat dekat. Ketika pujian itu datang, tidakkah kita berpikir pujian itu akan menjadi ujian?
Bukankah ketika kita terlalu
sombong akan pujian yanng didapat itu adalah sebuah ujian? Terlenakah kita akan
pujian tersebut? (Sebuah ujian bagaimana kita menanggapi pujian)
Mungkin ada rahasia di balik
pujian, mungkin pujian itu hadir sebagai bonus atas apa yang telah kita perbuat
dan bisa jadi pujian itu datang untuk menguji kita, lantaskah diri kita sombong
karena pujian tersebut?
Bisakah kita membedakan mana
pujian dan mana ujian? Jangan biarkan pujian itu datang hanya sebatas ujian.
Berhati-hati terhadap setiap
ujian yang datang mungkin itulah salah satunya cara untuk menghindari sifat
takabur (sombong). Hanya diri kitalah yang bisa menolong, karena sikap kitalah
yang dituntut ketika pujian itu datang.

.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar