CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 03 April 2015

Kematian Itu Sangat Dekat

Tanpa kita sadari, kita ini sedang beranjak mendekati kematian. Satu hari kita lewati, berarti satu hari pula waktu yang telah kita tempuh untuk sampai pada pintu kematian. Ya, bertambahnya usia menandakan berkurangnya jatah hidup kita di dunia.

Kehidupan di dunia ini hanyalah kesenangan yang memperdaya dan kematian adalah sebuah kepastian.

"Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya."(Al Imran: 145)

Semua yang hidup (bernyawa) pasti akan mati. Manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup pasti akan mati. Waktu kedatangannya begitu misteri dan pasti.

Muda atau tua, kematian takmemandang batas usia. Ia bisa datang kapan pun, usia tidak menjadi alat ukur untuk menentukan kapan datangnya kematian.

Kaya atau miskin, kematian takmemandang si kaya atau si miskin yang pantas mati, karena ia kan datang kepada siapa pun. Tak memandang strata yang selalu menjadi alat ukur kehidupan dunia.

Sakit atau sehat. Kematian takmemandang si sakit atau si sehatlah yang lebih pantas mati. Karena ia selalu menghendaki setiap keadaan.

Bisa jadi si muda yang kaya dan sehat lebih dulu menghadapi kematian ketimbang si tua yang sakit dan miskin.

Sebelum kematian menjemput, alangkah baiknya kita kumpulkan bekal agar bisa mengantarkan kita pada tempat yang paling baik yakni Surga. Tentunya dengan selalu menebar kebaikan dan menjauhi segala keburukan. Memperkuat yang wajib dan membiasakan yang sunah.

0 komentar:

Posting Komentar