Setiap sore saat aku berada di kosan,
satu hal yang paling aku sukai adalah menatap alam di balik jendela. Aku senang
saat memperhatikan gerak awan di langit, melihat gumpalan awan yang terlukis
lembut, menanti burung yang terbang bebas di langit, memperhatikan gerak daun
yang dipermainkan angin, dan mendengarkan gemerisik angin yang dihasilkan oleh
daun-daun yang saling bersinggungan. Keindahan alam yang terpadu harmonis.
Mungkin tidak begitu indah, namun bagiku
kebiasaanku setiap sore ini mampu menenangkanku, mampu membuatku menapaki
keindahan alam, mensyukuri karunia-Nya, mengagumi ciptaan-Nya, merenungi diri,
mencoba membaca dari setiap pesan alam yang hendak disampaikan angin, dan
mencoba membaca pesan kehidupan yang digambarkan alam.
Saat senja mulai pergi, awan putih di
langit perlahan berganti warna. Awalnya bermandikan cahaya merah dan berakhir
menjadi gumpalan hitam yang pekat. Malam.
Saat senja hendak digantikan oleh malam,
maka saatnya aku menutup tirai jendelaku. Selamat datang malam. Sampai jumpa
lukisan alam di balik tirai jendelaku. Sampai jumpa awan yang takdapat
dipisahkan langit. Sampai jumpa gerak daun yang selalu sabar menghadapi angin.
Sampai jumpa angin, kutunggu ulahmu mempermainkan daun hingga menghadirkan
nyanyian alam yang merdu. Selamat beristirahat burung-burung yang telah lelah
mengepakan sayapnya, semoga hari esok aku dapat melihatmu lagi terbang bebas di
langit depan jendelaku.
Kini waktunya aku menutup rapat tirai
jendelaku, selamat menjelang malam :D

0 komentar:
Posting Komentar