Rejeki dan jodoh,
keduanya sudah tertulis rapi dan indah di Lauh Mahfudz. Kedua perkara itu
merupakan skenario Allah yang maha indah. Hadirnya misteri, namun kedatangannya
penuh arti dan penuh syukur. Keduanya datang membawa kebahagiaan kepada
manusia. Perjalanan keduanya datang dengan penuh kemisterian dan datang dengan
skenario yang menakjubkan. Tiada terpikir dan terbayangkan sebelumnya oleh
siapa pun. Keduanya datang atas izin dari-Nya, keduanya datang karena telah
dituliskan oleh Allah sebelumnya. Keduanya takkan salah datang, keduanya takkan
salah alamat, keduanya tepat dengan apa yang telah Allah tuliskan di Lauh
Mahfudz. Keduanya takkan salah dituliskan Allah sebagai karunia yang perlu
disyukuri. Keduanya datang sebagai kejutan yang perlu dihiasi dengan rasa
syukur.
Kita taktahu di mana
rejeki kita berada, tapi rejeki kita tahu di mana kita berada. Kita taktahu di
mana jodoh kita berada, tapi jodoh kita akan datang tepat di waktu yang tepat.
Jadi untuk apa bersedih hati dan merasa takut bila keduanya takkan salah
datang? Keduanya takkan meleset soal waktu seperti yang sering manusia lakukan.
Keduanya akan datang tepat pada waktu dan orang yang telah Allah tuliskan.
Keduanya telah dijamin Allah, maka apalagi yang kau risaukan? Keduanya tak
perlu dirisaukan, keduanya tak perlu dicari, keduanya hanya perlu dijemput
dengan ikhtiar terbaik dari kita.
Penantiannya harus
dihiasi dengan sabar, datangnya harus dihiasi dengan syukur. Sabar &
Syukur.

0 komentar:
Posting Komentar