CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 08 Desember 2014

Merindu Dirimu yang Pulang Lebih Dulu



Sebelumnya takpernah terbesit jika hati ini bisa merindukan dirimu yang belum sempat kulihat. Takada kenangan yang tersimpan dalam ingatan, takada kebersamaan yang bisa kukenang saat merindu dirimu. Tapi ada satu hal yang mungkin bisa menjadi kenangan, “kita terlahir bersama”. Ya iyulah satu-satunya kenangan yang kusimpan baik-baik. Walaupun aku sendiri takingat akan hal itu.
Aku mencoba mengumpulkan kenangan kita bersama. Kita terlahir bersama, terlahir dalam keadaan yang sama, kita memiliki rupa yang sama. Itukah kenangan terindah kita?
Saat hati ini merindumu, apa yang bisa kulakukan tanpa kenangan? Takada foto yang bisa kupandangi, takada kejadian yang bisa kuingat. Bisakah suatu hari nanti kita bertemu? Akankah aku bisa bertemu denganmu dan berhadapan denganmu bagaikan cermin?
Walaupun kita belum pernah bersua, tapi hati ini merasa begitu sangat dekat. Terkadang aku merasa bingung sendiri dibuatnya ketika hati ini tiba-tiba merasakan rindu, tiba-tiba saja rindu yang dalam hadir. Rindu itu tidak serta merta hadir sekejap, rindu itu hadir begitu mendalam. Apakah aku harus memandangi cermin ketika aku merindukanmu? Walaupun fisik kita sebagian besar sama, tapi kuyakin ada perbedaan di antara kita.
Mungkin bila kau taklebih dulu kembali, kita bisa menjadi saudara kembar yang kompak, Kita bisa saling mengisi dalam kekurangan dan mendukung dalam meraih mimpi bersama. Kita bisa membangun dan mengejar mimpi bersama. Hmmm... itu hanyalah sebuah pengandaian. Namun aku tidak kecewa dengan kepergianmu, karena kuyakin dan kupercaya kepergianmu yang cepat itu adalah yang terbaik. Kepergianmu adalah sebuah kebaikan, Allah sayang kepadamu sehingga Allah memanggilmu lebih dulu. Allah menghendaki kau lebih dahulu kembali kesisi-Nya, karena itulah bentuk kasih sayang Allah kepadamu.
Mungkin saat kita terlahir dulu, kita sudah berkomunikasi lewat tangisan, mungkin itulah cara kita bertegur sapa saat kita bahagia telah terlahir ke dunia ini bersama. 

Merindu dirimu yang pulang lebih dulu.
Merindu dirimu yang belum sempat kulihat.

0 komentar:

Posting Komentar