CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 05 April 2013

Antara Kisahku dan Kisahmu

Awalnya aku memutuskan untuk berbagi kisah denganmu, namun nyatanya saat itu kau takmenanggapi kisahku dengan antusias. Ya, mungkin kisahku takmenarik bagimu. Itu adalah kali pertama aku berniat untuk membagi kisahku dan untuk yang terakhir aku membagi kisah penting dalam hidupku. Bahkan kisah waktu itu belum sempat aku tuturkan hingga akhir karena sudah terlanjur kecewa aku dengan tanggapanmu, begitu juga kau yang waktu itu terlalu semangat untuk membagi kisahmu kepadaku. Nampaknya kisahmu lebih seru hingga kau ingin buru-buru menuturkan kisahmu dan menutup kisahku.
Ada perasaan kecewa terbesit dalam hatiku, karena saat itu aku sedang begitu merasakan perlunya teman untuk berbagi kisah, saat itu aku sedang merasa terpuruk dan takdapat lagi menyimpan sendiri kisahku. Mungkin itu bukan waktu yang tepat untuk membagi kisahku, karena itu adalah hari penting untukmu. Mulai saat itu aku putuskan takakan lagi membagi kisah penting hidupku kepadamu karena kutakmau mendapati hal yang serupa. Bahkan kini aku pun lupa saat itu hendak membagi kisah apa, karena saat itu aku telah memutuskan dan berharap melupakan kisah itu dan ternyata harapan itu terjadi, aku lupa hendak membagi kisah apa. Tapi aku yakini kisahku saat itu amatlah penting. Biarlah aku menjadi pendengarmu yang baik dan menyimpan kisahku sendiri, maaf bila aku tak dapat membagi kisahku lagi.

0 komentar:

Posting Komentar