CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Kamis, 19 Maret 2015

Takselamanya Rasa Takut Melemahkan


Seringkali rasa takut mengelabui pikiran, akankah rasa takut hendak mendatangkan keputusasaan?
Diri terasa ciut ketika keadaan menghimpit silih berganti datang.
Begitu banyak keinginan, lupa anugerah yang telah dinikmati. Keinginan yang takkunjung datang terkadang membangun kekufuran diri. Merasa menjadi yang paling takberutung. Padahal Allah takkurang satu apapun, menganugeragi diri dengan berbagai kemudahan dan kenikmatan. Mengapa diri ini hanya mempertanyakan ketiadaan, bukan mengindahkan keberadaan?
Diri selalu mempertanyakan ketiadaan keinginan yang takkunjung terjadi, lupa akan keberadaan nikmat yang selama ini memanjakan diri.

Jangan biarkan rasa takut itu melemahkan, jadikanlah rasa takut itu kekuatan diri untuk bisa tetap berdiri menghadapi berbagai situasi.

Seperti halnya,
Rasa takut menyakiti, menjadikan kita senantiasa membentengi tindak dan ucap.
Rasa takut mengecewakan, menjadikan kita selalu mengindahkan janji, rasa takut takkan membiarkan kau menjadi ingkar.
Rasa takut bersuudzon, kan menjadikan  pikiranmu baik.Husnudzon selalu diegakkan untuk menghapus rasa takutnya.

Ya, karena rasa takut takselamanya melemahkan, maka jadikanlah rasa takut sebagai jalan agar kau takingkar kepada-Nya, agar kau selalu berhusnudzon kepada-Nya, agar kau selalu taat kepada-Nya.

0 komentar:

Posting Komentar